Good Day

June 16, 2008

Doa Sang Jenderal

Filed under: Info Ringan — novialibi @ 2:57 pm

 

Doa Sang Jenderal

Pada masa Perang Dunia Kedua, tepatnya bulan Mei 1952, seorang

jenderal kenamaan, Douglas Mac Arthur (1880-1964), menulis sebuah puisi untuk putra

tercintanya yang saat itu baru berusia 14 tahun. Puisi tersebut mencerminkan 

harapan seorang ayah kepada anaknya.Ia memberi sang anak puisi indah 

yang berjudul “Doa untuk Putraku”.

Doa untuk

Putraku

 

Tuhanku…

 

Bentuklah putraku menjadi manusia yang cukup

kuat untuk mengetahui

kelemahannya. Dan, berani menghadapi dirinya sendiri

saat dalam

ketakutan

 

Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan

Tetap Jujur dan rendah hati dalam kemenangan

 

Bentuklah putraku

menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita-

citanya dan tidak hanya

tenggelam dalam angan-angannya saja

 

Seorang putra yang sadar bahwa

mengenal Engkau dan dirinya sendiri

adalah landasan segala ilmu

pengetahuan

 

Tuhanku…

 

Aku mohon, janganlah pimpin putraku di

jalan yang mudah dan lunak.

Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh

hambatan dan godaan,

kesulitan dan tantangan

 

Biarkan putraku belajar

untuk tetap berdiri di tengah badai dan

senantiasa belajar untuk mengasihi

mereka yang tidak berdaya

 

Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita

tinggi, sanggup memimpin

dirinya sendiri, sebelum mempunyai kesempatan untuk

memimpin orang

lain

 

Berikanlah hamba seorang putra yang mengerti

makna tawa ceria tanpa

melupakan makna tangis duka

 

Putra yang

berhasrat untuk menggapai masa depan yang cerah

 

namun tak pernah

melupakan masa lampau

 

Dan, setelah semua menjadi

miliknya…

 

Berikan dia cukup rasa humor sehingga ia dapat bersikap

sungguh-

sungguh namun tetap mampu menikmati

hidupnya

 

Tuhanku…

Berilah ia kerendahan hati…

Agar ia

ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki…

 

Pada sumber

kearifan, kelemahlembutan, dan kekuatan yang sempurna…

 

Dan, pada

akhirnya bila semua itu terwujud, hamba, ayahnya, dengan

berani berkata “hidupku tidaklah sia-sia”

 

Diambil dari milist Tower99 Publish nomore_july@yahoo.com 

No Comments Yet »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Blog at WordPress.com.